Pyridam
Farma
Home About us Products Reports News Jobs Contact

News on Health  
How to Protect Your Heart Your Health is our Priority


.
How to contact us
for more information

email: info@pyridam.com
Phone: +62-21-536-90112
Fax     : +62-21-532-9049


PENYAKIT JANTUNG KORONER

Penyakit jatung koroner merupakan salah satu penyebab kematian yang paling utama di dunia sekarang ini. Sangatlah penting untuk mengetahui sejak dini tentang penyebab dan gejala penyakit jantung koroner, sehingga kita dapat melakukan pencegahan sedini mungkin.

Penyebab
Penyakit jantung koroner diakibatkan oleh plak (sumbatan timbunan kolesterol) di arteri yang menyebabkan saluran arteri menyempit, akibatnya aliran darah menjadi terhambat, sehingga tidak mampu memasok darah dan oksigen ke jantung. Akibatnya fungsi jantung mengalami gangguan yang pada akhirnya berujung serangan jantung.

Faktor risiko
Faktor risiko penyakit jantung koroner terdiri dari faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi dan yang dapat dimodifikasi.
Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi, yaitu; riwayat keluarga, umur, jenis kelamin dan obesitas. Faktor risiko yang dapat dimodifikasi, yaitu; hipertensi, diabetes melitus, kandungan kolesterol yang tinggi, kurang aktifitas fisik, pola makan yang tidak sehat, merokok dan stres.

Gejala
Gejala yang umum terjadi pada penyakit jantung koroner:
-    Angina: mengalami rasa nyeri atau rasa adanya tekanan di bagian dada.
-    Aritmia: istilah yang digunakan untuk menunjukkan kondisi berupa gangguan irama detak jantung, hal tersebut dapat menyebabkan palpitasi atau denyut jantung yang tidak normal.
Angina dan aritmia dapat disebabkan oleh kurangnya pasokan darah yang membawa
oksigen ke otot-otot jantung.
Gejala lain yang mengikuti angina dan aritmia dapat berupa pusing, mual, berkeringat dingin, sesak nafas dan letih berkepanjangan.

Jika seseorang mengalami angina, gejala di atas akan sering muncul di saat melakukan aktifitas fisik seperti olah raga. Tubuh pada saat itu akan memerlukan banyak pasokan darah dan jantungpun menuntut arteri untuk memasok lebih banyak darah, namun karena plak atau timbunan kolesterol di dalam arteri dan pembuluh darah yang menyempit maka jantung tidak dapat memompa darah dengan banyak. Jika hal tersebut tidak segera ditangani akan mengakibatkan serangan jantung.

Gejala-gejala di atas dapat menjadi peringatan awal akan risiko serangan jantung. Banyak orang menganggap gejala penyakit jantung koroner ini sebagai masuk angin biasa. Hal tersebut membuat pertolongan pertama pada serangan jantung menjadi terlambat dan merugikan pasien.



Penanganan serangan jantung
Pada saat serangan jantung timbul, sangat penting untuk segera mencari bantuan medis. Penanganan yang cepat akan mengurangi kerusakan permanen pada otot-otot jantung. Semakin banyak otot-otot jantung yang diselamatkan, maka semakin efektif pula jantung untuk kembali memompa darah setelah terjadi serangan.

Obat-obat yang diberikan dapat berupa obat pengencer darah untuk mencegah pembekuan darah, obat penurun kadar kolesterol dalam darah dan lain-lain. Jika obat-obatan tidak dapat mengatasi penyakit jantung koroner, maka pemasangan stent atau prosedur bedah akan digunakan sebagai opsi terakhir penanganan yang efektif.

Pencegahan
Mengingat sangat berbahayanya penyakit jantung koroner yang mengancam kehidupan, mengurangi risiko atau mencegah penyakit jantung koroner merupakan cara terbaik. Selain dengan olah raga dan menjaga pola makan dengan baik, mengkonsumsi antioksidan juga dapat membantu anda untuk mencegah penyakit yang mematikan ini.

Demikian tadi informasi tentang gejala, penyebab, penanganan dan pencegahan Penyakit Jantung Koroner, semoga dapat menambah pengetahuan anda, sehingga segera melakukan gerakan pencegahan penyakit jantung koroner.